Kalau bertanya kapan waktu yang tepat untuk melakukan phishing keuangan maka jawabannya tidak ada waktu yang tepat karena aktivitas ini merupakan tindak kejahatan yang dapat merugikan banyak orang sehingga tidak boleh dilakukan.
Meskipun begitu, aktivitas ini masih banyak dilakukan dan umumnya terjadi saat event-event tertentu. Untuk mengetahui kapan waktu yang biasa digunakan untuk phishing sebaiknya lihat ulasan yang ada di bawah ini.

Waktu yang Biasa Digunakan untuk Phising Keuangan
Meskipun termasuk tindakan kejahatan namun masih banyak orang melakukan phising. Biasanya para pelaku phishing melancarkan aksinya saat momen-momen seperti di bawah ini.
Menjelang Hari Gajian
Saat tiba hari gajian akan banyak orang melakukan transaksi. Pada momen ini, banyak pelaku mengirimkan pesan yang mengatasnamakan layanan pembayaran atau bank kepada orang-orang yang sedang menerima gaji.
Pesan yang dikirimkan biasanya berisikan pemberitahuan mengenai perubahan limit, masalah rekening atau transaksi. Pesan ini dikirimkan agar korban merasa panik dan segera mengikuti semua instruksi yang diberikan pelaku. Jadi kalau menerima pesan saat hari gajian yang berasal dari sumber tidak jelas sebaiknya abaikan saja.
Saat Event Promo
Ketika marketplace atau perusahaan penyedia jasa mengadakan event promo biasanya akan bermunculan modus-modus phishing. Umumnya pelaku akan muncul ketika ada promo akhir tahun atau penawaran diskon besar-besaran.
Saat event ini berlangsung, pelaku akan membagikan link palsu melalui pesan di media sosial atau email. Korban akan mendapatkan pesan seolah-olah mereka memperoleh cashback atau diskon khusus. Karena tertarik dengan hadiah yang ditawarkan, korban langsung mengklik tautan tanpa memikirkan sumbernya terpercaya atau tidak. Kalau ini dilakukan biasanya data pribadi akan langsung diretas.
Saat Terjadi Gangguan Sistem
Layanan digital dan sistem perbankan kadang mengalami gangguan sistem. Saat terjadi gangguan seperti ini biasanya akan bermunculan pelaku phishing. Mereka akan menyebarkan berita palsu yang isinya mengharuskan pengguna untuk melakukan verifikasi ulang melalui link tertentu.
Kalau pengguna mengklik tautan tersebut akan masuk ke situs penipuan dan data-data yang dimasukkan di situs ini bisa langsung dicuri oleh pelaku. Jadi ada baiknya untuk selalu melakukan konfirmasi ulang terhadap informasi atau pesan yang didapatkan agar terhindar dari modus penipuan ini.
Saat Ada Peristiwa Besar
Phishing keuangan juga sering terjadi ketika ada peristiwa besar yang menggemparkan semua masyarakat, contohnya bencana alam atau terjadi kerusuhan besar-besaran. Saat momen ini terjadi biasanya pelaku akan menyebarkan berita hoax yang isinya menjerumuskan korban untuk masuk link atau mengirimkan nomor rekening mereka untuk kebutuhan solidaritas atau bantuan sosial.
Frequently Asked Questions
1. Apakah boleh melakukan phishing keuangan?
Tidak boleh, karena aktivitas ini merupakan tindak kejahatan pencurian data yang bisa merugikan banyak pihak.
2. Kapan pelaku phishing melakukan aksinya?
Pelaku biasanya melakukan tindak kejahatan saat ada gangguan sistem, event promo dan peristiwa besar.
3. Bagaimana cara terhindar dari phishing keuangan?
Caranya adalah jangan sembarangan klik tautan tanpa mengecek siapa pengirimnya.
4. Apa yang harus dilakukan jika terlanjur membuka tautan phishing?
Jangan memasukkan data apa pun, tutup halaman tersebut, dan segera amankan akun jika sudah terlanjur memberikan informasi.
