Rahasia Menata Data Pribadi Dalam Transaksi Digital Tanpa Membebani Penghasilan

Transaksi seperti berbelanja, transfer uang atau membayar tagihan sekarang sudah bisa dilakukan secara digital atau online melalui platform atau aplikasi di smartphone. Transaksi digital bisa berjalan dengan aman dan lancar apabila pengguna dapat menata data pribadi dengan benar. 

Kalau sampai tidak bisa mengatur data pribadi maka transaksi yang dijalankan bisa berisiko yang nantinya akan membebani penghasilan. Agar tidak terjadi seperti ini sebaiknya pelajari tata cara mengelola data pribadi yang baik dan benar berikut ini.

Tata Cara Mengelola Data Pribadi yang Benar

Data-data pribadi yang digunakan pada transaksi online sebaiknya dikelola dengan benar agar data tersebut tidak dicuri atau disalahgunakan oleh orang lain. Agar mudah dalam mengelola data-data ini sebaiknya ikuti cara-cara berikut ini. 

Mengelompokkan Data-data Penting

Agar tidak salah dalam memberikan data sebaiknya kelompokkan terlebih dahulu data pribadi yang Anda miliki. Anda harus menyimpan data penting dalam satu kelompok dan data yang tidak terlalu penting pada kelompok lainnya. Dengan mengelompokkan data ini maka Anda tidak sembarangan memberikan data penting yang nantinya akan merugikan diri Anda. 

Gunakan Password Berbeda-beda 

Kalau tidak ingin datanya dicuri orang lain sebaiknya jangan gunakan satu password untuk semua akun yang dimiliki. Kalau sampai menggunakan password yang sama maka ada kemungkinan semua akun bisa diretas ketika password yang digunakan sudah diketahui oleh pelaku kejahatan. Jadi sebaiknya buat password untuk masing-masing akun yang dirasa penting seperti mobile banking, dompet digital dan email.

Aktifkan Fitur Autentikasi Dua Langkah 

Setiap aplikasi atau platform sudah menyediakan fitur keamanan tambahan seperti autentikasi dua langkah. Anda harus mengaktifkan fitur ini untuk akun-akun yang menyimpan data-data penting, seperti email atau mobile banking. Kalau fitur ini aktif maka pelaku kejahatan tidak akan bisa mencuri data meskipun sudah mengetahui password.

Buatlah Lebih dari Satu Email

Kalau tidak ingin finansialnya terganggu sebaiknya jangan hanya menggunakan satu email saja. Anda harus membuat lebih dari satu email yang digunakan sesuai kebutuhan. Contohnya membuat email khusus yang hanya digunakan untuk aktivitas-aktivitas umum seperti mendaftar layanan atau akun media sosial. 

Sedangkan untuk email lainnya bisa digunakan untuk transaksi digital seperti pembayaran, rekening digital dan layanan finansial lainnya. Dengan memisahkan email maka data transaksi tidak tercampur dengan data umum sehingga lebih mudah untuk mengelolanya.

Frequently Asked Questions

1. Bagaimana cara mengelola data pribadi agar lebih rapi?

Caranya adalah mengelompokkan data-data yang penting dan menggunakan kata sandi yang berbeda-beda untuk setiap akun yang dimiliki. 

2. Apakah sulit untuk menjaga keamanan data pribadi?

Untuk menjaga data-data pribadi tidaklah sulit dan tidak membutuhkan biaya karena ada banyak fitur keamanan tambahan yang bisa diaktifkan tanpa mengeluarkan biaya.

3. Bagaimana cara meminimalisir penyebaran data privasi?

Caranya adalah memberikan informasi yang benar-benar dibutuhkan dan menghapus akun yang sudah tidak lagi digunakan.

4. Data pribadi apa yang perlu dijaga saat melakukan transaksi digital?

Data seperti nomor identitas, informasi rekening, kredensial akun, dan kode verifikasi perlu dijaga agar tidak disalahgunakan.